![]() |
| Pasukan Elite PLN Gelar Apel Bakti di Kuningan, 222 Personel Siap Pecahkan Rekor MURI Tanpa Padam |
Pasukan khusus kelistrikan berkumpul untuk melangsungkan Apel Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat.
Hadir mewakili Bupati Kuningan , Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn., hadir dalam acara tersebut sekaligus membacakan sambutan resmi kepala daerah.
Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero). Kabupaten Kuningan, sebutnya, merasa terhormat telah dipilih sebagai pusat kegiatan pemeliharaan jaringan serentak lintas unit induk tersebut.
Acara apel bakti ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen dan pimpinan PLN dari UID Jawa Barat, UID Jawa Tengah, hingga UID Yogyakarta.
Di hadapan para pasukan elit PLN, Wabup Tuti menyoroti betapa krusialnya peran listrik sebagai urat nadi utama kehidupan. Pasokan listrik yang andal dinilai vital untuk menopang kehidupan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian, memajukan sektor pariwisata, serta melayani berbagai fasilitas publik.
Oleh karena itu, Wabup Tuti menyebut kerja keras tim PDKB sebagai bentuk dedikasi tanpa batas. Pasukan ini dituntut untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan tanpa memadamkan aliran listrik atau dalam keadaan bertegangan
Pekerjaan yang tidak hanya membutuhkan keahlian dan presisi tingkat tinggi, tetapi juga keberanian serta kedisiplinan pada standar keselamatan kerja (K3) yang ketat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan meyakini bahwa kolaborasi dan sinergi antara PLN UID Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta ini akan membuat sistem kelistrikan di wilayah Kuningan dan sekitarnya semakin kokoh dan tangguh.
Hasil nyata dari pengabdian ini adalah masyarakat tetap dapat menikmati listrik untuk beraktivitas, belajar, dan berusaha tanpa harus terganggu oleh pemadaman listrik.
Wakil Bupati menyematkan pesan menyentuh kepada para petugas yang bersiap melaksanakan bakti. Ia mengingatkan akan besarnya dampak pekerjaan mereka bagi hajat hidup orang banyak.
Di setiap tiang dan kabel listrik yang bapak-bapak pelihara tanpa padam, ada ribuan rumah yang tetap terang, ada anak-anak yang belajar dengan nyaman, ada usaha masyarakat yang terus berjalan, dan ada kehidupan yang terus berdenyut,” pungkasnya.
Sementara itu General Manager UID (Unit Induk Distribusi) Jawa Barat Muhammad Johararifin mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melaksanakan sebuah pekerjaan teknis tetapi untuk menunjukan kompetensi, profesionalisme, keberanian, kedisiplinan, dan semangan kolaborasi dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Kegiatan ini melibatkan 30 puluh tim PDKB dengan 222 personil dari Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta”, ungkapnya.
Selain itu juga Johararifin mangatakan bahwa kegiatan ini direncanakan diajukan dalam pencatatan atau penetapan rekor muri dengan usulan kategori pelaksanaan PDKB tegangan menengah, metode secara langsung oleh 30 tim PDKB dan 222 personil secara serentak didalam satu lokasi dan dalam satu hari
(*)
















