Notification

×

Iklan

Iklan

Rumah Makan Sea Food Ali Action Taman Kota Kuningan Terbakar Penyebab karena korsleting listrik

Rabu, 16 September 2026 | September 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-16T23:37:03Z

Rumah Makan Sea Food Ali Action Taman Kota Kuningan Terbakar Penyebab  karena korsleting listrik


KABUPATEN KUNINGAN,|| Mes Karyawan Rumah Makan Sea Food Ali Action milik H. Muhammad Ali di Taman Kota Kuningan Terbakar bangunan yang terbakar berada di lantai 4 diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik.Rabu (16/9/2026) pukul 15.30 WIB. Terbakar

Keterangan dari owner Ali Action menyebutkan bahwa dirinya saat kejadian bahwa ruangan yang terbakar benar di lantai 4 yang merupakan ruang tambahan untuk mes karyawan. Ia mengungkapkan sebenarnya di rumah makan yang miliknya tersebut telah dilengkapi dengan APAR (alat pemadam api ringan).


Diduga karena anak buahnya kaget, sehingga ketika terjadi kebakaran anak buahnya tak bias menggunakan apar. Bahkan dilantai bahwa tidak mengetahui, terjadi kebakaran. Hanya yang sedang beristirahat di mes saja yang mengetahui, dan berupaya meminta tolong


Ia pasrah atas kejadian tersebut, karena yang namanya musibah itu sulit diprediksi. Ia merasa beruntung tidak ada korban jiwa, namun kalau harta tentu saja ada, dan harus dihitung dulu.



Ketika ditanya, apakah akan langsung beroperasi lagi dalam waktu dekat, dirinya menunggu rekomendasi dari Damkar Kabupaten Kuningan. “Untuk segera operasi lagi, meski lantai satu hingga lain tiga tidak terdampak siginifikan, namun kami akan menunggu rekomendasi dari Damkar.” ucap dia.


Camat Kuningan, Deni Hamdani, SE, AP, M.Si menyampaikan belasungkawa atas kejadian kebakaran RM Ali Action tersebut, semoga pemiliknya ada rezeki untuk memperbaiki kerusakan dan sehingga bisa segera beroperasi kembali.


Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, SE menjelaskan, ia menduga bahwa penyebab kebakaran yang terjadi di lantai 3 itu disebabkan oleh korselting listrik. Kebakaran itu pun mengakibatkan kerugian materi ditaksir sebesar Rp25 Juta.


Dalam pemadaman dan pendinginan itu, kami mengerahkan 15 personil dari regu piket 2, dan 3 orang regu piket 4, dan 3 staf TU, berlangsung selama satu jam. Pemadaman dibantu oleh anggota Kodim Kuningan, 


Anggota Polres Kuningan, anggota Polsek Kuningan, anggota Koramil Kuningan, anggota Satpol PP Kuningan, Camat Kuningan dan staf, Pegawai Kel. Kuningan, pemilik bangunan, dan warga setempat.


Setelah pemadaman, dilakukan pulbaket dengan menanyakan saksi di lokasi, diduga bahwa api bermula dari korsleting listrik pada sebuah ruangan di atap lantai yang biasa digunakan tempat istirahat oleh karyawan ketika malam.


Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp25 Juta, dengan rincian bangunan 8 x 2,5 meter ditaksir Rp24 Juta, 1 unit toren Rp500 Ribu, dan pakaian dan kotak nasi Rp500 Ribu. . 1.200.000 = 24.000.000.


(*)

×
Berita Terbaru Update