Notification

×

Iklan

Iklan

Macan Tutul Jawa Terjebak di Kantor Desa Kutamandarakan Berhasil Di vakuasi BKSDA Jabar

Kamis, 28 Agustus 2025 | Agustus 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-29T00:51:17Z

penguasa Hutan Gunung Ciremai yang dikarantina, di Lembang Park and Zoo Kabupaten Bandung Barat

KABUPATEN KUNINGAN,|| Cerita macan tutul Jawa terjebak di Kantor Desa Kutamandarakan, Maleber, Kabupaten Kuningan, berlanjut. Berhasil dievakuasi BKSDA Jabar, penguasa Hutan Gunung Ciremai yang dikarantina, di Lembang Park and Zoo Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, kini kembali membuat heboh.


Petugas gabungan dari TNI-Polri, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar, dan Lembang Park and Zoo memastikan lepasnya macan tutul itu terjadi pada Kamis (28/8/2025) dini hari.


Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan, menjelaskan bahwa macan tutul tersebut awalnya dititipkan oleh BBKSDA Jabar dari hasil evakuasinya di Kabupaten Kuningan pada Senin (25/8/2025).


“Macan tutul ini kami terima itu hasil dari rescue atau penangkapan di area Kuningan. Kemudian, tiba di kandang karantina Lembang Park and Zoo pada Selasa (26/8/2025) malam,” ungkap Miftah saat jumpa pers, Kamis (28/8/2025).


Macan tutul dari hasil penangkapan BBKSDA ini berwarna kuning dengan tutul warna hitam dan satwa liar tersebut diperkirakan berusia 3,5 tahun serta berjenis kelamin jantan.


Ini Kronologis Macan Tutul Jawa Terjebak Di Balai Desa Kutamandarakan Kuningan Hewan liar tersebut diduga mengalami stres karena berada di lingkungan baru sehingga bertindak di luar ekspektasi petugas. 


Dalam prosesnya, ternyata namanya juga hewan liar ya. Hewan liar kami tidak bisa tahu berapa kekuatannya. Ternyata hewan tersebut berhasil kabur karena stres karena dia memang harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” jelas Miftah.


Macan tutul Gunung Ciremai itu dikarantina di sebuah kandang yang terbuat dari konstruksi besi dan kawat yang kokoh. Namun, kekuatan satwa liar tersebut lebih kuat sehingga mampu menjebol bagian atap kandang dan bisa melepaskan diri. “Kami sudah siagakan petugas dua orang. Sesuai prosedur, kami juga melakukan cek berkala setiap satu jam sekali,” kata Miftah.


Hingga pada Kamis (28/8/2025) dini hari, petugas masih konsisten untuk melakukan pengecekan berkala guna memastikan kesehatan dan makanannya.


“Pada pukul 04.00 WIB, petugas masih memastikan hewan itu masih berada di dalam kandang. Kemudian pada pukul 05.00 WIB, macan tutul sudah tidak berada di dalam kandang. Diduga, ia menjebol bagian atap,” sebut Miftah


Sampai saat ini, macan tutul titipan itu diduga masih berkeliaran di sekitar Lembang Park and Zoo. Petugas gabungan dikerahkan untuk menyisir ke titik-titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyiannya.pungkasnya 


(*)

×
Berita Terbaru Update