![]() |
| karnaval Dalan rangka Hari jadi Kuningan Resmi Di tunda |
Dijelaskan Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, keputusan ini diambil setelah pihaknya mendengarkan masukan dari berbagai pihak, mulai dari Intel Polres Kuningan, Perwakilan BIN Kuningan, Kesbangpol Kuningan, serta Dinas Perhubungan Kuningan.
“Pertimbangan utamanya adalah menjaga kondusivitas daerah dan memastikan perayaan Hari Jadi berlangsung dalam suasana aman dan tertib,” jelas Dian.
Jadi, kata Dian, salah satu alasan utama penundaan adalah adanya potensi kerawanan keamanan yang semakin besar, mengingat Karnaval Budaya melibatkan massa dalam jumlah besar, baik peserta, maupun penonton, sehingga akan sulit dikendalikan apabila terjadi insiden.
“Selain itu, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bapak Tito Karnavian, telah menghimbau pemerintah daerah untuk sementara menghindari kegiatan yang bersifat seremonial, hiburan, gelaran musik, atau kegiatan lain yang berpotensi mengundang kerumunan massa dalam situasi yang belum sepenuhnya stabil,” katanya.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kuningan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dian mengaku memahami rasa kecewa yang mungkin timbul, namun berharap masyarakat dapat memaklumi keadaan demi kepentingan bersama.
Dian menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko terhadap keamanan masyarakat. Hal itupun merupakan langkah dalam mengantisipasi kemungkinan adanya provokator atau oknum tidak bertanggung jawab yang menyusup dalam kegiatan, memicu kericuhan, dan akhirnya merugikan keamanan, serta citra penyelenggaraan Hari Jadi Kabupaten Kuningan.
“Kami, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif, saling menguatkan, dan menjadikan momentum hari Jadi sebagai refleksi bersama untuk membangun Kabupaten Kuningan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. Adapun informasi resmi mengenai agenda pengganti akan diumumkan sesegera mungkin setelah kondisi keamanan daerah dinilai kondusif,”tutur Dian
(*)

