![]() |
| anggota Komite Audit PTN-BH dari berbagai perguruan tinggi |
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, bersama jajaran pejabat, akademisi, dan anggota Komite Audit PTN-BH dari berbagai perguruan tinggi.
Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan penerapan prinsip tata kelola yang baik atau good university governance di lingkungan PTN-BH.
“Komite Audit memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas dan pengawas tata kelola, sekaligus mitra dalam mendorong keberlanjutan serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),” ujar Iskandar.
Ia menambahkan, forum ini diharapkan melahirkan gagasan, rumusan, dan rekomendasi yang bermanfaat tidak hanya untuk perguruan tinggi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi bangsa. Apalagi, tema yang diangkat relevan dengan isu keberlanjutan, akuntabilitas, hingga transisi kepemimpinan menuju SDGs.
Dalam kesempatan itu, Iskandar juga memperkenalkan Bandung sebagai kota kreatif sekaligus salah satu pusat pendidikan tinggi terbesar di Indonesia. Menurutnya, banyak perguruan tinggi ternama berdiri di Bandung dan melahirkan generasi unggul.
Selain dikenal sebagai pusat inovasi dan ekonomi kreatif, Bandung juga memiliki nilai sejarah yang kuat sebagai tempat lahirnya berbagai gagasan besar sejak Konferensi Asia-Afrika hingga sekarang.
“Karena itu, sangat tepat jika forum komunikasi strategis ini diselenggarakan di Bandung. Saya berharap para peserta tidak hanya berdiskusi, tetapi juga dapat menikmati suasana kota, keramahannya, serta keindahan alam dan kuliner,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komite Audit PTN-BH, Disman, menjelaskan bahwa forum rutin ini bertujuan mempererat komunikasi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kapasitas anggota komite audit di seluruh perguruan tinggi negeri berbadan hukum.
Menurut Disman, forum juga membahas isu-isu strategis seperti tata kelola, manajemen risiko, serta pemanfaatan teknologi baru. “Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas audit sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi yang terjangkau dan bertaraf global,” tegasnya.
(*)


