![]() |
| Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas”. |
dihadiri Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, pejabat utama Polda Jabar, serta Kasat Lantas Polres jajaran.
Dalam sambutannya, Brigjen Adi Vivid menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas adalah kebutuhan, bukan pilihan. Ia menyebut, sepanjang 2025 terjadi 5.757 kasus kecelakaan di Jawa Barat dengan 1.426 korban meninggal dunia. “Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tragedi yang menyisakan duka bagi keluarga korban,” ujarnya.
Wakapolda menekankan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan, mulai dari menggunakan helm, mengenakan sabuk pengaman, menjaga kecepatan, hingga saling menghargai. Menurutnya, langkah sederhana ini adalah wujud kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain.
Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi Polri dengan pemerintah daerah, dinas terkait, dan mitra strategis untuk menekan angka kecelakaan. “Keselamatan lalu lintas harus menjadi tradisi bangsa modern. Inilah fondasi penting untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Polda Jabar memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang mendukung keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Ditlantas Polda Jabar juga mendapat apresiasi dari Korlantas Polri atas penguatan inovasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),melalui pembangunan sembilan ETLE statis di sembilan polres jajaran.
Wakapolda menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keselamatan lalu lintas sebagai gerakan bersama menuju sistem transportasi yang modern, tertib, dan berkeselamatan.
(*)


