Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Jabar Cairkan Rp6,9 Miliar Kompensasi untuk 3.000 Sopir Angkot, Becak dan Andong

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T15:03:16Z

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mencairkan uang kompensasi

KABUPATEN BANDUNG, || Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mencairkan uang kompensasi bagi sopir angkot, becak, dan andong yang tidak beroperasi selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Kompensasi tersebut diberikan sebagai pengganti pemasukan para pengemudi selama masa pembatasan operasional

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan sebanyak 3.000 sopir menerima kompensasi dengan total dana yang disiapkan mencapai Rp6,9 miliar.


Menurut Dedi, pencairan dana kompensasi tersebut telah mulai dilakukan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.


Saya sudah cek Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat, seluruh uangnya sudah mulai terdistribusi malam ini dan besok selesai semuanya,” ujar Dedi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolda Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).


Kompensasi tersebut diberikan kepada sopir angkot, becak, dan andong yang beroperasi di sejumlah wilayah di Jawa Barat.Di antaranya Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, serta Kota Bandung.


Sebagian sopir diliburkan sebelum Idulfitri, sementara sebagian lainnya diliburkan setelah hari raya.Kita pertimbangkan sopir diliburkan bukan hanya arus mudik, tetapi juga arus wisata setelah hari raya,” kata Dedi.


Selain memberikan kompensasi kepada pengemudi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.


Salah satunya dengan menyediakan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat selama perjalanan mudik.


Layanan tersebut memanfaatkan mobil operasional Mercedes-Benz milik Gubernur Jawa Barat yang telah direnovasi menjadi kendaraan layanan kesehatan darurat.


Mobil tersebut akan ditempatkan di ruas Tol Cipali untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan.


Menurut Dedi, inovasi tersebut terinspirasi dari kejadian warga yang melahirkan di pinggir jalan tol saat perjalanan mudik.


“Hari ini akan diluncurkan ke Tol Cipali sehingga nanti kalau ada melahirkan di jalan, melahirkan di Mercy, jangan lagi di pinggir jalan,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Dedi juga mengimbau masyarakat untuk menghargai kerja para petugas yang bertugas di lapangan selama masa mudik Lebaran.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja saat masyarakat merayakan Idulfitri Mereka adalah bagian penting ketika orang salat Id, dia memungut sampah. Hatur nuhun,” pungkasnya


(*)

×
Berita Terbaru Update