![]() |
| Travel masuk jurang 7 warga Kabupaten Karawang meninggal dunia. |
Melansir dari berbagai sumber, kecelakaan ini menyita perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Insiden terjadi di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.
Kendaraan dengan nomor polisi Z 7012 CN itu diketahui tengah membawa sekitar 20 orang penumpang yang merupakan warga Kabupaten Karawang. Mereka sedang dalam perjalanan mudik saat kecelakaan terjadi.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh rem kendaraan yang tidak berfungsi dengan baik. Sopir disebut kehilangan kendali, hingga mobil akhirnya keluar jalur dan terbalik di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tragis tersebut, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai tujuh orang. Selain itu, belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dengan melakukan evakuasi. Para korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti RS Talaga dan Puskesmas Cikijing, guna mendapatkan penanganan medis.
Informasunya, rombongan tersebut sebelumnya menuju Tasikmalaya. Namun saat perjalanan pulang, mereka memilih jalur alternatif melalui Pangandaran yang melintasi wilayah Majalengka.
Hingga saat ini belum diketahui indentitas para korban dalam kecelakaan tersebut.
Perwakilan keluarga korban, Ari Samsul, menyampaikan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat rem kendaraan mengalami blong saat melintas di jalan menurun.
Korban satu keluarga, total ada 20 orang di dalam mobil. Enam orang meninggal dunia, termasuk sopir, istri, nenek, dan beberapa anggota keluarga lainnya, kebanyakan perempuan dan anak-anak," ujar Ari.
la menambahkan, satu korban lanjut usia yang merupakan kakek dalam keluarga tersebut berhasil selamat, namun saat ini dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di wilayah Majalengka.
Selasa pagi 23 Maret 2026, 7 ambulans dari Rengasdengklok, Kabupaten Karawang bersiap untuk menjemput korban meninggal dunia ke Majalengka. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
(*)

