![]() |
| Adanya rencana Akan LKS Digital |
Kepala Sekolah Syarip Hidayat selaku pengurus k3S kabupaten Kuningan Mengungkapkan pada awak media sangat mendukung ada nya program LKS Digital tapi di sayangkan oleh kepala sekolah karena mata anak-anak belum sepenuhnya matang, sehingga mereka cenderung menyerap lebih banyak cahaya biru dibandingkan orang dewasa. Ujarnya.
Berlebihan ini berpotensi merusak retina dan bahkan meningkatkan risiko masalah penglihatan serius di kemudian hari, seperti degenerasi Digital ini.
Selain kerusakan retina, penggunaan handphone yang berlebihan juga memicu sindrom mata kering pada anak. Saat anak fokus pada layar, frekuensi berkedip mereka berkurang drastis, menyebabkan mata menjadi kering dan iritasi. Gejala yang muncul bisa berupa mata merah, terasa perih, penglihatan kabur, hingga sakit kepala. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat mengganggu kenyamanan dan proses belajar anak.
Mengingat betapa rentannya mata anak-anak terhadap dampak negatif cahaya ponsel, penting bagi orang tua untuk menyadari risiko ini.
Menerapkan batasan waktu layar dan memastikan anak beristirahat cukup dari perangkat digital adalah langkah awal yang krusial. Kesehatan mata anak adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Pungkasnya nya
(Agus)

