![]() |
| strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan ASN yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan birokrasi |
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan ASN yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan dinamis.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas, melainkan momentum penting dalam membentuk pola pikir kepemimpinan ASN.
Menurutnya, ASN yang menduduki jabatan manajerial harus memiliki kemampuan adaptif, visi pelayanan publik, serta kesiapan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan birokrasi.
“Di era transformasi birokrasi saat ini, ASN dituntut menjadi pelopor perubahan. Jabatan manajerial bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab besar dalam mengambil keputusan yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan masyarakat,” ujar Ali.
Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kepemimpinan kolaboratif, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, serta membekali peserta dalam membaca dan merespons perubahan zaman.
Selain itu, para peserta juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing.
“Melalui pelatihan ini, bapak dan ibu tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kepemimpinan yang matang, serta kemampuan manajerial yang semakin kuat,” lanjutnya.
Sebelum melepas peserta, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan.
“Dengan kondisi fisik yang sehat, seluruh program pelatihan dapat dijalankan secara optimal. Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat,” pesannya.
Ali Syakieb berharap, ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata setelah peserta kembali ke unit kerja masing-masing.
Ia menegaskan bahwa ASN yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak perubahan, serta contoh positif bagi ASN lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Semoga pelatihan ini memberikan manfaat bagi pengembangan diri, organisasi, dan tentunya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkasnya.
(*)


