![]() |
| Madrasah Tsanawiyah MTS NEGERI 11 Kuningan menghadapi tantangan serius dalam pelaksanaan proses belajar |
Kepala MTs Negeri 11 Kuningan Suratno, Spd,M H dalam wawancaranya bersama Sergap Jabar my id pada Jumat ( 23/01/2026) menjelaskan bahwa jumlah siswa yang saat ini terdaftar mencapai 523 orang kurang lebihnya , terdiri dari siswa kelas 7, 8, dan 9. Proses kegiatan belajar mengajar dilayani tenaga pengajar yang aktif menjalankan peran mereka dalam mendidik siswa secara akademik maupun dalam pembentukan karakter.
Kondisi ini tentu berdampak pada kenyamanan dan efektivitas belajar siswa, karena setiap kelas menjadi lebih padat dari biasanya. Kendati demikian, para guru tetap berupaya menciptakan suasana belajar yang kondusif“Kami berusaha mengatur dan pembagian kelas sebaik mungkin agar proses belajar tetap berjalan lancar,” ujarnya Suratno
Suratno sangat berharap, ada perhatian dari pemerintah terhadap kondisi riil madrasah saat ini. Minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak ke madrasah cukup tinggi, namun sarana kami masih terbatas,” katanya.
MTSN 11 berada di bawah naungan Kementerian Agama dan selama ini dikenal aktif membina siswa tidak hanya dalam aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan moral. Para guru di madrasah ini terus bekerja keras untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta karakter positif kepada para siswa.
pembangunan masjid untuk Madrasah Tsanawiyah MTSN 11 Kuningan meskipun bertahap, merupakan berkah yang luar biasa bagi fasilitas ibadah dan pendidikan siswa
Kami percaya bahwa pendidikan yang baik adalah kombinasi antara ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Karena itu, meski dalam keterbatasan kami tetap semangat memberikan yang terbaik bagi siswa-siswi kami,” tegas
Di akhir wawancaranya, ia menitipkan harapan besar kepada seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun stakeholder pendidikan lainnya. “Kami butuh kerja sama dari berbagai pihak agar proses belajar mengajar di MTS N 11 berjalan optimal. Semoga anak-anak kami bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia,” tutupnya
(*)

