![]() |
| Diduga akibat ketiduran saat tengah memasak lontong |
Diperoleh keterangan dari Danu, Kepala Dusun Wage, Desa Bayuning, bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 24.00 WIB, saat anak korban sedang memasak lontong untuk keperluan Lebaran, namun mungkin karena kelelahan, malah ketiduran
Sekitar pukul 01.20 WIB, anak korban terbangun dan melihat api sudah besar di atap rumah. Dalam keadaan panik, anak korban membangunkan ibu dan saudaranya untuk keluar dari rumah, sambil berteriak meminta tolong,” ujar Danu.
Karena api semakin membesar, dan upaya pemadaman yang dilakukan warga-pun belum menampakan hasil, lanjut Danu, lalu Nyai, salah salah seorang warga Bayuning menghubungi UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan.
Ucapan Danu ini diamini Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah. Dan menurut Andri, sekitar pukul 01.35 WIB, Minggu (22/3/2026),
pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut, serta langsung menerjunkan 10 Anggota Piket Regu 3 menggunakan 2 Randis Pancar dan 1 Randis RR ke lokasi kejadian.
“Dengan dibantu anggota kepolisian, aparat desa, dan warga sekitar, upaya pemadaman dilakukan dalam waktu kurang lebih satu jam,” ucap Andri.
Dijelaskan Andri, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kuatnya kobaran api telah mengakibatkan seluruh area rumah seluas 72 m² terbakar total, serta turut menghanguskan 1 unit TV, 1 unit kulkas, 1 unit mesin cuci, perabotan rumah tangga lainnya, juga dokumen-dokumen berharga, dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 128 juta lebih
(*)

