![]() |
| Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional |
dua desa asal Kabupaten Kuningan berhasil memboyong penghargaan bergengsi yang diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto.
Hadir langsung menerima penghargaan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, M.Si., M.H, serta Kepala Desa Jagara dan Kepala Desa Kertayasa.
Dua Prestasi Nasional untuk Kuningan
Kabupaten Kuningan berhasil mengungguli ribuan desa lainnya di Indonesia dalam dua kategori utama:
Desa Jagara (Kecamatan Darma): Meraih Juara 1 Nasional kategori Desa Wisata.
Desa Kertayasa (Kecamatan Sindangagung): Meraih Juara 2 Nasional kategori Pengelolaan Sampah Terbaik.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan pemerintah desa yang telah bekerja keras Ini adalah kado awal tahun yang luar biasa bagi masyarakat Kuningan.
Kemenangan Desa Jagara dan Desa Kertayasa membuktikan bahwa desa-desa kita mampu bersaing secara inovatif di level nasional. Prestasi ini bukan sekadar piala, tapi bukti nyata keberhasilan tata kelola lingkungan dan potensi wisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati Dian di sela-sela acara.
Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya desa sebagai ujung tombak pembangunan bangsa. Ia memuji kemandirian desa-desa yang mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, seperti yang ditunjukkan oleh perwakilan dari Kabupaten Kuningan.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendampingan yang intensif dan komitmen kuat para kepala desa. Budi Alimudin berharap pencapaian Desa Jagara dan Desa Kertayasa dapat menjadi role model bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kuningan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi desa.
(*)

